Pagi ini aku datang lebih awal, tanpa sengaja lihat sebuah printer HP P1005 di bawah meja kerjaku. Hari sebelumnya aku sempat mencari catridge/toner untuk printer ini tapi tidak aku temukan juga di beberapa tempat penyimpanan biasanya.
Setelah bongkar beberapa kardus di ruangan akhirnya ketemu juga toner untuk printer ini, mumpung masih pagi aku buka printer ini dan aku masukkan catridge/toner dengan kode CE285A atau sering disebut dengan 85A. Isinya kelihatan masih penuh, dilihat dari berat toner ini.
Aku colokan kabel power ke printer dan ternyata printer masih berfungsi meskipun ada sedikit suara pincang saat printer berputar. Komputer maupun laptopku belum nyala saat aku mencoba printer ini, yang terpikir waktu itu bagaimana cara TEST PRINT tanpa komputer? setelah browsing di handphone akhirnya aku temui ternyata caranya sangat sederhana. Biar aku tidak lupa kalo besuk mengalami hal yang sama maka aku tulis artikel ini.
Berikut langkah melakukan TEST PRINT tanpa Komputer:
Showing posts with label printer. Show all posts
Showing posts with label printer. Show all posts
Saturday, February 15, 2020
Tuesday, May 20, 2014
EPSON L120: Penerus Generasi L100 & L110 Ink Tank System Printer
Permintaan yang makin banyak dari user untuk penggunaan Ink Tank System Printer telah mengetuk produsen printer ternama EPSON untuk selalu melakukan inovasi sesuai dengan keinginan pasar. Pada printer EPSON seri sebelumnya kebanyakan dimodifikasi oleh pemakai sehingga tidak sering mengisi tinta dengan teknologi CISS (Continoues Infus System) maupun MCISS (Manual Continoues Ink System).Perbedaan CISS dan MCISS hanya terletak pada pemakaian selang penghubung tabung tinta dengan Ink Tank. Kalau CISS menggunakan selang sebagai sarana untuk menyalurkan tinta dari tabung tetapi MCISS hanya menggunakan Ink Tank yang disertai dengan autoresetter sehingga inktank masih dapat diisi kembali saat kehabisan tinta.
Tren yang terjadi di pasar tersebut membuat produsen printer EPSON mengubah printer mereka dengan melengkapinya dengan CISS yang sering disebut di EPSON sebagai Ink Tank System Printer. Seri pertama muncul dengan kode seri L100 kemudian disusul dengan seri berikutnya L110 dan pertengahan Mei 2014 EPSON merilis printer penerusnya dengan nama L120
EPSON mengklaim produk ini sebagai printer yang lebih kecil dan lebih cepat meski tetap menjaga keefisiensian penggunaan tinta, printer yang memakai tinta original tetapi dengan biaya yang relatif murah/rendah. Tabung yang dipasang di samping printer terlihat mungil dan elegan membuat penampilan tinter ini cukup menarik dibanding seri-seri sebelumnya.
Produsen mengklaim bahwa printer ini dapat mencetak 4.000 lembar (hitam) dan 6.000 lembar (warna), tetapi sampai penulis memposting artikel ini belum ada printer A3 dengan ink tank system printer yang diproduksi oleh EPSON. Printer EPSON L series menurut penulis masih berkutat diukuran A4, hal ini dimungkin karena ukuran tersebut yang sering dipakai oleh user.
Produk L120 ini dibandrol dengan harga Rp. 1.650.000.
Saturday, November 9, 2013
Epson L110 Lampu Orange Nyala terus..., Diapain Ya Enaknya....
Siang itu seperti biasa penulis jalan-jalan keliling kantor "manager mode... :)" alias sok gaya, sesampainya penulis di bagian Pajak terlihat printer Epson L110 yang lampu orangenya berkedip-kedip. Penulis mencoba menormalkan dengan menekan tombol resume dekat tombol power "sok tahu & sok ngerti aja". Ternyata bukan jadi solusi tetapi bikin printer tersebut nyala lampu warna orange, tadinya berkedip-kedip sekarang jadi menyala terus. Waduh gumam penulis, gak jadi solusi malah bikin tambah kerjaan nih.
Telusur punya telusur warna orange berkedip-kedip itu ternyata karena printer tersebut kehabisan tinta kemudian setelah diisi masih tetap aja berkedip meskipun tetap bisa untuk mencetak, karena keisengan penulis aja printer jadi makin parah "alias tidak bisa buat ngeprint". Akhirnya penulis bertanya pada mbahnya yang serba bisa dan serba tahu. Meskipun tanpa membakar kemenyan maupun dupa, penulis berhasil mendatangkan mbahnya yang jenius "mbah Google datanglah, kamu datang kami undang kau pulang tidak kami antar".
Mbah mo nanya solusi Epson L110 yang menyala terus lampu orangenya gimana? setelah dipencet enter, keluarlah solusi yang membuat penulis bertambah ilmunya "makin sombong mode". Untuk mengurangi dosa kesombongan penulis, maka kali ini penulis mo berbagi ama temen-temen . Silahkan "yang bener silahkan ato silakan ya??, ntar penulis kena cekal kalo salah tulis" ikuti langkah berikut tuk mereset Epson L110 yang lampu orangenya menyala teyus...:
Telusur punya telusur warna orange berkedip-kedip itu ternyata karena printer tersebut kehabisan tinta kemudian setelah diisi masih tetap aja berkedip meskipun tetap bisa untuk mencetak, karena keisengan penulis aja printer jadi makin parah "alias tidak bisa buat ngeprint". Akhirnya penulis bertanya pada mbahnya yang serba bisa dan serba tahu. Meskipun tanpa membakar kemenyan maupun dupa, penulis berhasil mendatangkan mbahnya yang jenius "mbah Google datanglah, kamu datang kami undang kau pulang tidak kami antar".Mbah mo nanya solusi Epson L110 yang menyala terus lampu orangenya gimana? setelah dipencet enter, keluarlah solusi yang membuat penulis bertambah ilmunya "makin sombong mode". Untuk mengurangi dosa kesombongan penulis, maka kali ini penulis mo berbagi ama temen-temen . Silahkan "yang bener silahkan ato silakan ya??, ntar penulis kena cekal kalo salah tulis" ikuti langkah berikut tuk mereset Epson L110 yang lampu orangenya menyala teyus...:
- Baca basmallah sebelum memulai mereset biar diberkahi ama Alloh SWT
- Tekan dan tahan tombol resume selama 5 detik, kemudian lepas
- Tekan dan tahan kembali tombol resume selama 3 detik kemudian lepas lagi
- Terakhir kali tekan dan tahan tombol resume selama 1 detik dan lepas....
- Semoga tip & triks ini dapat menyelamatkan printer temen semua dari tindakan pembuangan printer karena dikira tidak bisa dipake lagi....
Tuesday, August 4, 2009
Langkah Pembersihan Head Printer HP?LEXMARK/EPSON/CANON
CARA MEMBERSIHKAN HEAD HP/LEXMARK
1. Siapkan satu unit wadah plastik lalu tuangkan cairan pembersih head (ex: BP-PC100) pada wadah secukupnya +/- 3 mm dari dasar print head. Rendam print head selama 20 menit.
2. Pompa dengan udara secara perlahan pada lubang nozzle/udara pada tiap lubang head HP/LEXMARK sesuai gambar, lalu lihat apakah tinta atau gelembung udara telah keluar pada dasar head. Bila tinta telah keluar maka head sudah lancar, jika belum ulangi langkah no. 1 di atas. NB: Cara ini hanya dilakukan bila head buntu total, tapi head harus terendam pada cairan pembersih head.
3. Angkat print head dan tempelkan pada tissue berulang kali, lihat apakah tinta sudah keluar dengan lancar pada tissue tersebut, bila belum rendam kembali head pada cairan pembersih head sebentar lalu tempelkan lagi pada tissue hingga tinta keluar merata pada tissue tersebut lalu pasang pada cartridge pada printer & jalankan cleaning dengan printer software, cetak dengan mode high/best quality lalu kembalikan pada posisi normal quality.
4. Bila head HP/LEXMARK tidak memiliki lubang udara maka lakukan penyedotan tinta melalui print nozzle head/nozzle plat. Penekanan suntikan karet pada nozzle cetak jangan terlalu keras karena akan merusak nozzle cetak head. Sedot sampai tinta keluar dan test pada tissue.
Untuk lebih detailnya dapat di download disini!!!
IT Today’s: http//hardsoftwareinfo.blogspot.com
ZahidOffset’s: http://keluargarahmadi.blogspot.com
PulsaGram http://www.pulsagram.com/?id=wj9559
1. Siapkan satu unit wadah plastik lalu tuangkan cairan pembersih head (ex: BP-PC100) pada wadah secukupnya +/- 3 mm dari dasar print head. Rendam print head selama 20 menit.
2. Pompa dengan udara secara perlahan pada lubang nozzle/udara pada tiap lubang head HP/LEXMARK sesuai gambar, lalu lihat apakah tinta atau gelembung udara telah keluar pada dasar head. Bila tinta telah keluar maka head sudah lancar, jika belum ulangi langkah no. 1 di atas. NB: Cara ini hanya dilakukan bila head buntu total, tapi head harus terendam pada cairan pembersih head.
3. Angkat print head dan tempelkan pada tissue berulang kali, lihat apakah tinta sudah keluar dengan lancar pada tissue tersebut, bila belum rendam kembali head pada cairan pembersih head sebentar lalu tempelkan lagi pada tissue hingga tinta keluar merata pada tissue tersebut lalu pasang pada cartridge pada printer & jalankan cleaning dengan printer software, cetak dengan mode high/best quality lalu kembalikan pada posisi normal quality.
4. Bila head HP/LEXMARK tidak memiliki lubang udara maka lakukan penyedotan tinta melalui print nozzle head/nozzle plat. Penekanan suntikan karet pada nozzle cetak jangan terlalu keras karena akan merusak nozzle cetak head. Sedot sampai tinta keluar dan test pada tissue.
Untuk lebih detailnya dapat di download disini!!!
IT Today’s: http//hardsoftwareinfo.blogspot.com
ZahidOffset’s: http://keluargarahmadi.blogspot.com
PulsaGram http://www.pulsagram.com/?id=wj9559
Diposkan oleh
Satria Wr. Jati
di
10:58 AM
No comments:
Label:
hardware,
keluargarahmadi,
printer,
tip_triks,
zahidoffset
Friday, July 3, 2009
The High Cost of Inkjet Printer Cartridges (Peter Stroud)
Inkjet printers offer a print technology that offers professional printing for the home and small business user at a minimal cost, often for the cost of one or two hundred dollars. Unfortunately the exorbitant cost of the replacement ink cartridges soon brings the dreamers of d.i.y. high quality printing (which lends itself to the concept of savings) back to earth.
A set of ink cartridges often cost more than a new printer.
In fact at one stage in the evolution of inkjet printers, it was cheaper to buy a new Canon BJC210 printer which contained both a black and color cartridge, than it was to buy a new black, and a new color cartridge for the same printer from a retailer! It is obvious from this example to work out where the profit for the printer / cartridge manufacturer was.
With the high cost of replacement inkjet cartridges there are many developments in the market for reducing the cost of printing with desktop inkjet printers.
Options included:
* compatible inkjet cartridges
* refilling inkjet cartridges
* continuous inkjet delivery systems
Each of these alternatives offers ways to reduce the high cost of manufacturers inkjet cartridges while still producing quality inkjet prints.
Savings varied with the method employed and the type of cartridge involved.
Savings from as little as 10-20% are offered by some compatible cartridges. Other "simple" cartridges which contain very little technology often offer savings around 60%.
Refilling inkjet cartridges often saves of around 50% where the end
user employs the services of a professional refiller, while refilling a cartridge as end user gives greater savings (and sometimes greater frustration).
The greatest saving can be achieved with many inkjet printers is by using one of the alternative continuous ink supply systems. Due to the investment of the ink supply system, a reasonable volume of printing is required to return the greater savings.
Continuous ink supply systems can offer savings of over 90%.
Peter Stroud has had a hands on role with the cartridge remanufacturing industry over a period of 10 years. The website continuous inkjet ink system references many of the ink systems and associated suppliers of continuous ink system components.
Epson printers have traditionally been a favourite of continuous ink system suppliers epson stylus photo 1400.
Article Source: http://EzineArticles.com/?expert=Peter_Stroud
A set of ink cartridges often cost more than a new printer.
In fact at one stage in the evolution of inkjet printers, it was cheaper to buy a new Canon BJC210 printer which contained both a black and color cartridge, than it was to buy a new black, and a new color cartridge for the same printer from a retailer! It is obvious from this example to work out where the profit for the printer / cartridge manufacturer was.With the high cost of replacement inkjet cartridges there are many developments in the market for reducing the cost of printing with desktop inkjet printers.
Options included:
* compatible inkjet cartridges
* refilling inkjet cartridges
* continuous inkjet delivery systems
Each of these alternatives offers ways to reduce the high cost of manufacturers inkjet cartridges while still producing quality inkjet prints.
Savings varied with the method employed and the type of cartridge involved.
Savings from as little as 10-20% are offered by some compatible cartridges. Other "simple" cartridges which contain very little technology often offer savings around 60%.
Refilling inkjet cartridges often saves of around 50% where the end
user employs the services of a professional refiller, while refilling a cartridge as end user gives greater savings (and sometimes greater frustration).The greatest saving can be achieved with many inkjet printers is by using one of the alternative continuous ink supply systems. Due to the investment of the ink supply system, a reasonable volume of printing is required to return the greater savings.
Continuous ink supply systems can offer savings of over 90%.
Peter Stroud has had a hands on role with the cartridge remanufacturing industry over a period of 10 years. The website continuous inkjet ink system references many of the ink systems and associated suppliers of continuous ink system components.
Epson printers have traditionally been a favourite of continuous ink system suppliers epson stylus photo 1400.
Article Source: http://EzineArticles.com/?expert=Peter_Stroud
Diposkan oleh
Satria Wr. Jati
di
10:43 AM
No comments:
Label:
cis,
hardware,
keluargarahmadi,
printer,
zahidoffset
Subscribe to:
Posts (Atom)
